Senin, 19 Mei 2014

Wisata Bahari, Jembatan Cinta, Pulau Tidung



Pulau Tidung, Jembatan Cinta

Jembatan Cinta


Berkujung ke Pulau Tidung rasanya tak lengkap bila tak mampir ke Jembatan Cinta. Jembatan ini menjadi penghubung antara Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil. Jembatan dengan panjang sekitar 800 meter ini selalu ramai ketika saat menjelang sunrise dan sunset. Para wisatawan berfoto foto di jembatan ini melihat matahari terbit atau tenggelam.
Di bagian awal ketika menaiki jembatan ini dari Pulau Tidung Besar, kita  akan menemukan jembatan yang cukup tinggi, kurang lebih delapan meter dari permukaan laut dengan dasar laut sekitar empat sampai lima meter. Dari atas jembatan terlihat kondisi air laut yang jernih serta arus yang tenang.
Di bagian jembatan inilah banyak anak kecil yang memperagakan loncat indah dari jembatan Rupanya jembatan ini menjadi sarana bermain buat mereka. Cukup menghibur juga. Konon bagi setiap wisatawan yang loncat dari jembatan cinta ini dipercaya akan menemukan cinta sejatinya dengan cepat.
Ketika tiba di penghujung Jembatan Cinta, kita akan menapaki pantai Pulau Tidung Kecil yang merupakan kawasan pengembangbiakan mangrove. Di sini terdapat kantor Dinas Pertanian. Di pulau tak berpenduduk ini kita akan melalui jalan setapak yang dipenuhi dengan ilalang dan pantai sepi dengan pasir putih yang lembut. Pemandangan pantai dan laut Pulau Tidung kecil sangat indah dan suasana tenang.
Pulau Tidung kecil ini masih terlihat alami dan hijau dikelilingi pohon kelapa.  Di sebelah timur pulau terdapat sebuah makam yang dipercaya sebagai makam Panglima Hitam. Pulau ini menjadi ramai oleh wisatawan sejak jembatan penghubung dibangun. Pulau ini juga biasa digunakan sebagai area berkemah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar