Pulau Tidung, Jembatan Cinta
Berkujung ke Pulau Tidung rasanya tak lengkap bila tak
mampir ke Jembatan Cinta. Jembatan ini menjadi penghubung antara Pulau Tidung
Besar dan Pulau Tidung Kecil. Jembatan dengan panjang sekitar 800 meter ini
selalu ramai ketika saat menjelang sunrise dan sunset. Para wisatawan
berfoto foto di jembatan ini melihat matahari terbit atau tenggelam.
Di bagian awal ketika menaiki jembatan ini dari Pulau
Tidung Besar, kita akan menemukan jembatan yang cukup tinggi, kurang lebih
delapan meter dari permukaan laut dengan dasar laut sekitar empat sampai lima
meter. Dari atas jembatan terlihat kondisi air laut yang jernih serta arus yang
tenang.
Di bagian jembatan inilah banyak anak kecil yang
memperagakan loncat indah dari jembatan Rupanya jembatan ini menjadi sarana
bermain buat mereka. Cukup menghibur juga. Konon bagi setiap wisatawan yang
loncat dari jembatan cinta ini dipercaya akan menemukan cinta sejatinya dengan
cepat.
Ketika tiba di penghujung Jembatan Cinta, kita akan
menapaki pantai Pulau Tidung Kecil yang merupakan kawasan pengembangbiakan mangrove.
Di sini terdapat kantor Dinas Pertanian. Di pulau tak berpenduduk ini kita akan
melalui jalan setapak yang dipenuhi dengan ilalang dan pantai sepi dengan pasir
putih yang lembut. Pemandangan pantai dan laut Pulau Tidung kecil sangat indah
dan suasana tenang.
Pulau Tidung kecil ini masih terlihat alami dan hijau
dikelilingi pohon kelapa. Di sebelah timur pulau terdapat sebuah makam
yang dipercaya sebagai makam Panglima Hitam. Pulau ini menjadi ramai oleh
wisatawan sejak jembatan penghubung dibangun. Pulau ini juga biasa digunakan
sebagai area berkemah.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar