Selasa, 29 April 2014

Mengajarkan Liburan Pada Anak



Mengajarkan Makna Liburan pada Anak

Jika anak sudah memaknai liburan dengan hadiah, mengabulkan daftar keinginan, dan dekorasi , ini saatnya Anda mengembalikan makna dasar liburan sesungguhnya pada mereka.
"Orangtua harus fokus untuk membangun dan membantu anak-anak mengembangkan karakter dan nilai-nilai dari liburan itu," kata Rachel Robertson, direktur pendidikan dan pengembangan Bright Horizons Family Solutions.
“Menerima hadiah tidak memiliki dampak jangka panjang pada perkembangan anak, tetapi memberikan kontribusi kepada orang lain dan belajar tentang memberi dan tidak mementingkan diri sendiri."

Bertemu Keluarga
Liburan menawarkan kesempatan berlimpah untuk memperkuat ikatan keluarga dan hubungan antar kerabat dan teman-teman yang tidak terlalu sering mereka lihat. Selain itu, juga untuk menciptakan kenangan abadi.

Pengenalan Sejarah
Sangat penting untuk membantu anak memahami sejarah dalam liburan keluarga. Misalnya saja,"Baca buku fiksi atau non-fiksi tentang tempat-tempat bersejarah. Itu bisa jadi salah satu bentuk ‘kunjungan’ liburan dengan cara yang berbeda," kata Robertson.
Beberapa buku klasik yang bisa Anda pilih di antaranya, “The Grinch Who Stole Christmas” atau "Hershel and the Hanukkah Goblins".

Tradisi Belajar Berbagi
Libatkan anak menciptakan tradisi keluarga baru dengan melakukan hal-hal kreatif.
Misalnya, minta anak menuliskan beberapa hal yang lucu dan dokumentasikan momen itu.

Buat Rencana Bijak
Ketika mempersiapkan liburan, libatkan anak dalam perencanaan. "Bantu mereka membuat hubungan antara nilai-nilai dari liburan dan tindakan mereka," kata Robertson.
Ajak juga mereka memilih hadiah khusus untuk anggota keluarga dan minta anak berpikir kira-kira apa yang akan membuat setiap orang bahagia.
"Strategi ini mendorong anak untuk menjadi bijaksana," ujar Robertson.



Kesempatan Berk ontribusi
Memberikan kesempatan pada anak untuk berkontribusi adalah bagian penting dari liburan. Misalnya dengan membiarkan anak menulis dan membaca puisi di acara Natal sekolahnya, membantu memilih dan membungkus hadiah, atau sekadar merapikan meja.

Memberi dan Menerima
Temukan cara agar anak dapat mengerti apa arti sebenarnya dari memberi.
Misalnya dengan menyumbangkan mainan mereka kepada orang yang lebih membutuhkan. Pelajaran yang mereka dapat ialah dengan memberi mereka juga sekaligus bisa membersihkan rumah dalam waktu yang bersamaan.

Biarkan Anak Melayani
Gunakan musim liburan sebagai kesempatan untuk mendiskusikan bagaimana orang lain mengorbankan waktu mereka untuk membantu orang lain. Minta anak membuat daftar orang-orang yang mengabdikan hidup mereka untuk membantu orang lain. Diana Bigham, seorang terapis keluarga yang berbasis di Texas, meminta putrinya mendefinisikan rasa syukur yang dirasakan dalam satu tahun. Ia begitu terkejut ketika didapatkan anaknya mengklasifikasikan perasaan syukurnya.
"Ia memiliki ide untuk membuat cupcakes dan memberikannya kepada para penegak hukum setempat. Itu menekankan, bagaimana ia bersyukur bahwa mereka melindungi dan menjaga semua orang," kata Bigham.

Jadi Panutan Anak
Orangtua adalah panutan yang bisa mengajar anak arti sebenarnya dari liburan. Julieta Macias, seorang psikoterapis yang berbasis di Maryland, mengatakan, jadilah contoh dengan membiarkan anak melihat Anda melakukan tindakan kebaikan, bergabung dalam pelayanan keagamaan atau spiritual, atau melayani organisasi-organisasi lokal.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar